Pengertian Badan Hukum

Periode yang terkait dengan pernyataan dari orang yang meninggalkan dewan juga telah dibunuh, adalah, setelah 5 tahun sejak pelariannya dari rumah dewa 5 tahun sejak menerima berita terakhir terbukti ketika dia masih hidup, setelah melakukan panggilan publik dengan surat di surat kabar sebanyak tiga kali. Hak dan kewajiban mereka yang tidak terbiasa dengan ahli waris. Tapi ini hanya sementara dan membatasi.

Ketika waktu pewarisan tentu saja saat orang tidak berada di tempat mereka telah dibunuh, dunia kuat, yaitu, setelah lebih dari 30 tahun sejak realisasi yang mendinginkan bumi atau setelah lebih dari 100 hari sejak hari jadi seseorang yang tidak ditemukan.

Table of Contents

Badan hukum

Dalam pergaulan hukum di masyarakat, ternyata manusia bukan satu-satunya hukum (pendukung hak dan kewajiban), masih ada subjek hukum lain yang sering disebut sebagai “Badan Hukum” (rechtspersoon).

Badan hukum ini juga dapat melaksanakan hak dan kewajibannya, dan dapat pula menjalin hubungan hukum (rechtsbetrekking / rechtsverhouding) antara satu badan hukum dengan lainnya dan antara badan hukum dan manusia (natuurlijkpersoon). Akibatnya, badan tersebut secara hukum dapat mengadakan perjanjian untuk membeli dan menjual, menukar, menyewakan, dan segala macam tindakan di bidang properti.

Dengan kekuatan Badan Hukum sebagai pendukung hak dan kewajiban yang tidak berjiwa daripada pendukung hak dan kewajiban jiwa manusia. Dan karena subjek hukum tidak memiliki jiwa, maka badan hukum tidak dapat dan tidak akan ikut dalam bidang kekeluargaan seperti perkawinan, persalinan dan sebagainya.

Penghapusan badan hukum (rechtspersoon) terhadap satu manusia (natuurlijkpersoon) merupakan fakta yang merupakan syarat hukum untuk membaurkan masyarakat. Wong yang memiliki kepentingan pribadi (orang) mungkin memiliki kesamaan kepentingan dengan tujuan bersama yang harus diperjuangkan bersama. Karena itu, mereka menjadi satu organisasi dan memilih seorang manajer untuk diwakili.

Teori Teori Hukum

Dalam bidang ilmu hukum terdapat berbagai teori tentang badan hukum yang berbeda satu sama lain. Cara ini hanya memberikan 5 jenis teori yang sering dikutip oleh Pengacara kami, yaitu:

Teori fiksi Von Savigny
Menurut teori ini, hukum hanya dibuat oleh negara. Badan hukum menggunakan fiksi, hal-hal yang tidak ada, tetapi hidup sebagai subyek hukum yang dapat melakukan perbuatan hukum layaknya seorang laki-laki. Teori ini kemudian diikuti oleh Houwing.

Teori Kekayaan Properti Kustom (Teori vermogen target)
Menurut teori ini, hanya manusia yang tunduk pada hukum. Namun, ada kekayaan (vermogants) bukan per orang, melainkan kebutuhan untuk tujuan tertentu. Kekayaan yang tidak dimiliki dan terkait dengan tujuan tertentu yang disediakan oleh badan hukum. Teori ini diajarkan oleh A.Brinz, dan diikuti oleh Van der heyden.

Teori Organisasi Otto van Gierke
Badan hukum berdasarkan teori ini bukan abstrak (fiksi) dan bukan kekayaan yang tidak dapat ditolak (hak), tubuh adalah organisme nyata, makhluk nyata yang mampu melakukan penegakan hukum, yang dapat menciptakan kemauan sendiri melalui perangkat yang berisi (pengelola, anggota) seperti manusia biasa, yang membutuhkan pikiran yang sehat dan sebagainya. Pengikut teori organ ini termasuk Mr.L.C Polano.

Sumber: www.blog.malavida.co.id