Klaim Asuransi Kesehatan Anda Ditolak Perusahaan?

Tujuan utama menggunakan asuransi kesehatan adalah untuk mengambil risiko jika Anda atau keluarga Anda pernah memiliki masalah kesehatan. Sayangnya, beberapa peserta yang mengeluh tentang klaim asuransi kesehatan tidak diberikan oleh perusahaan asuransi ketika mereka ingin mengklaim penggantian biaya medis. Faktanya, apa alasannya, eh?

Pentingnya memiliki pengetahuan yang baik tentang sistem asuransi yang Anda ikuti tidak hanya berguna tetapi juga mudah digunakan. Di sisi lain, itu akan memastikan bahwa proses pengiriman permintaan lebih cepat dan lancar.

Ya, proses rumit dalam menangani klaim mungkin bukan sepenuhnya kesalahan perusahaan asuransi. Jika Anda tidak memahami ketentuan gugatan, perusahaan asuransi berhak menolak untuk menyetujui klaim Anda.

Karena itu, Anda harus menghindari hal-hal berikut jika Anda tidak ingin menolak klaim asuransi kesehatan:

1. Klaim tidak termasuk dalam polis asuransi

epilepsi bisa dengan cepat
Polis asuransi yang Anda terima saat mendaftar asuransi berisi sejumlah peraturan dan perjanjian yang dicakup oleh perusahaan asuransi. Karena itu, sebelum mendaftar, periksa terlebih dahulu apakah kondisi kesehatan yang ingin Anda klaim ada dalam polis asuransi.

Misalnya, jika polis asuransi Anda tidak siap untuk membawa penyakit bawaan, maka semua kondisi yang terkait dengan penyakit tersebut bukan tanggung jawab penanggung.

2. Kirim permintaan di luar batas waktu

biaya perawatan stroke
Alasan lain mengapa klaim asuransi kesehatan ditolak adalah karena pengajuan klaim ini telah melampaui batas waktu yang ditentukan dalam polis asuransi. Setiap pihak asuransi kesehatan umumnya memiliki batas waktu untuk menangani klaim.

Biasanya antara 30-60 hari setelah perawatan, mulai dari tanggal awal kontrak Anda dengan perusahaan asuransi. Juga, jika klaim yang Anda buat telah melampaui ketentuan di atas, maka perusahaan asuransi tidak ingin menolaknya.

3. Dokumen klaim tidak lengkap

Jenis asuransi, Paket Uang Rumah Sakit
Pastikan untuk memenuhi semua persyaratan dokumen saat mengajukan permohonan, jika Anda tidak ingin klaim asuransi kesehatan Anda ditolak oleh perusahaan.

Dokumen ini termasuk akun pembayaran selama perawatan; sertifikat dari dokter yang biasanya berisi nama dokter, nama pasien, tanggal perawatan, jenis penyakit, jenis obat, teknik perawatan; surat dari dokter umum jika Anda telah dirujuk ke spesialis untuk perawatan; dan lainnya yang tercantum dalam polis asuransi.

4. Tidak jujur ​​tentang riwayat penyakit

Efek jangka panjang dari kemoterapi
Sebelum membeli polis asuransi kesehatan, Anda harus jujur ​​tentang semua informasi tentang riwayat kesehatan Anda. Hindari menyembunyikan penyakit tertentu hanya agar perusahaan asuransi siap untuk menutupi kondisi medis Anda nanti.

Alasannya adalah, jika di masa depan ternyata Anda memiliki penyakit yang sebenarnya Anda alami sebelum membeli polis asuransi, tentu saja klaim Anda untuk asuransi kesehatan akan ditolak oleh perusahaan. Karena itu, selalu berusaha menjelaskan dengan jujur ​​tentang kondisi kesehatan Anda sebelum menggunakan asuransi kesehatan.

5. Polis asuransi tidak aktif

stres karena masalah keuangan
Setiap perusahaan asuransi kesehatan memiliki jangka waktu pembayaran premi yang berbeda. Karena itu, ketika Anda terlambat membayar premi, maka polis asuransi Anda akan dianggap tidak aktif atau akan ditunda hingga Anda membayar tunggakan premi.

Anda juga akan mengalami kesulitan jika Anda ingin mengajukan klaim, karena perusahaan pasti akan menolak klaim. Polis asuransi yang baru dapat diaktifkan kembali jika Anda telah membayar premi atau berdasarkan kontrak asuransi.

Hello, Health Group dan Hello Sehat tidak memberikan saran medis, diagnosa, atau perawatan. Lihat halaman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih lanjut.

Baca juga: