Perkiraan Jumlah Korban Tewas Pada Perang Dunia II

Perkiraan Jumlah Korban Tewas Pada Perang Dunia II

1. Uni Soviet = 23.200.000
2. Cina = 10.000.000
3. Jerman = 7.500.000
4. Polandia = 5.600.000
5. Indonesia = 4.000.000
6. Jepang = 2.600.000
7. India = 1.587.000
8. Yugoslavia = 1.027.000
9. Perancis Indochina = 1.000.000
10. Rumania = 841.000
11. Hungaria = 580.000
12. Perancis = 562.000
13. Italia = 459.500
14. U.K = 450.400
15. Amerika Serikat = 418.500
16. Cekoslowakia = 365.000
17. Lithuania = 353.000
18. Yunani = 300.000
19. Latvia = 227.000
20. Belanda = 205.900
21. Ethiopia = 205.000
22. Dll

Perang Dunia II Di Benua Asia Dan Pasifik

· 1937 : Perang Sino – Jepang (1937 – 1945)
Konflik perang mulai di Asia beberapa tahun sebelum pertikaian di Eropa. Jepang telah menginvasi China pada tahun 1931, jauh sebelum Perang Dunia II dimulai di Eropa. Pada 1 Maret, Jepang menunjuk Henry Pu Yi menjadi kaisar di Manchukuo, negara boneka bentukan Jepang di Manchuria. Pada 1937, perang pun dimulai ketika Jepang mengambil alih Manchuria.
· 1940 : Jajahan Perancis Vichz
Pada 1940, Jepang menduduki Indochina Perancis (kini Vietnam), sesuai persetujuan dengan Pemerintahan Vichy, meski secara lokal terdapat kekuatan Perancis Bebas (Free French), dan bergabung dengan kekuatan Poros Jerman dan Italia. Aksi ini menguatkan konflik Jepang dengan Amerika Serikat dan Britania Raya yang bereaksi dengan memboikot minyak.

· 1941 : Serangan udara terhadap USS West Virginia dan USS Tennessee di Pearl Harbor
Pada 7 Desember 1941, pasukan pesawat tempur Jepang yang dikomandoi oleh Laksamana Madya Chuichi Nagumo, melaksanakan serangan udara dadakan ke Pearl Harbor, yang merupakan pangkalan angkatan laut AS terbesar di Pasifik. Karena ketidaksiapan AS terhadap serangan kejutan itu, maka pasukan udara Kamikaze Jepang hanya menghadapi perlawanan kecil dan berhasil menghancurkan pelabuhan tersebut. Atas serangan membabi buta itu, AS dengan segera mengumumkan perang terhadap Jepang.
Bersamaan dengan serangan ke Pearl Harbor, Jepang juga menyerang pangkalan udara AS di Filipina. Setelah serangan ini, Jepang menginvasi Filipina, dan juga koloni-koloni Inggris di Hong Kong, Malaya, Borneo dan Birma, dengan maksud selanjutnya menguasai ladang minyak Hindia Belanda.
Seluruh wilayah ini dan daerah yang lebih luas lagi, jatuh ke tangan Jepang dalam waktu beberapa bulan saja. Markas Britania Raya di Singapura juga dikuasai, yang dianggap oleh Churchill sebagai salah satu kekalahan dalam sejarah yang paling memalukan bagi Britania.

Baca juga: