Mempraktikkan Adab Berpakaian Dalam Kehidupan Sehari-Hari

Mempraktikkan Adab Berpakaian Dalam Kehidupan Sehari-Hari

Untuk mebiasakan diri mempraktikkan adab berpakaian secara Islami, hendaklah terlebih dahulu untuk [erhatikan hal berikut ini :

1)       Ingat kepada Allah dan Rasulullah selalu

2)       Mulai berlatih dari hal yang kecil hingga hal yang besar

3)       Ingat akan bahaya yang didapat jika berpakaian tidak benar

4)       Ingat sama orang terdekat dan orang tua kita. Kasihan sama mereka, jika kamu berbuat hal yang menimbulkan dosa terus menerus bisa bisa menjerumuskan mereka

5)       Tanamkan keimanan yang kuat dalam hati, agar niat niat yang baik tidak tergoyahkan

6)       Yakinkan dalam hati bahwa menutup aurat bagi seorang muslim dan muslimah adalah wajib hukumnya, sehingga akan mendapat dosa bagi yang meninggalkannya

7)       Tanamkan keyakinan bahwa Islam tidak bermaksud memberatkan umatnya dalam berpakaian, bahkan sebaliknya memberikan kebebasan dan perlindungan bagi harkat dan martabat umatnya.

8)       Tanamkan rasa bangga telah berpakaian sesuai ajaran Islam, sebagai perwujudan keimanan yang kuat dri diri seorang muslim/muslimah

Kesimpulan

Menurut bahasa, aurat  berarti malu, aib, dan buruk. Kata aurat berasal dari kata awira yang artinya hilang perasaan. Jika digunakan untuk mata, berarti hilang cahayanya dan  lenyap pandangannya. Pada umumnya, kata ini memberi arti yang tidak baik dipandang, memalukan dan mengecewakan. Menurut istilah dalam hukum Islam, aurat adalah batas minimal dari bagian tubuh yang wajib ditutupi karena perintah Allah Swt.

Secara etimologi, jilbab adalah sebuah pakaian yang longgar untuk menutup seluruh tubuh perempuan kecuali muka dan kedua telapak tangan. Dalam bahasa Arab, jilbab dikenal dengan istilah  khimar,  dan  bahasa Inggris jilbab dikenal dengan istilah veil.

Baca juga: