Strategi Diferensiasi Produk Aqua bagi Penciptaan Nilai Pelanggan

Strategi Diferensiasi Produk Aqua bagi Penciptaan Nilai PelangganStrategi Diferensiasi Produk Aqua bagi Penciptaan Nilai Pelanggan

Aqua merupakan sebuah merek air minum dalam kemasan (AMDK) yang diproduksi oleh PT Aqua Golden Missisipi (anak perusahaan Danone Group) sejak tahun 1973. Aqua adalah merek AMDK dengan penjualan terbesar di Indonesia dan merupakan salah satu merek AMDK yang paling terkenal di Indonesia, sehingga telah menjadi seperti merek generik untuk AMDK. Aqua Group didirikan oleh Tirto Utomo (1930-1994) warga asli wonosobo setelah mengundurkan diri dari Pertamina dan Petronas.

Sejak awal kemunculannya Aqua telah menerapkan strategi differensiasi bagi produknya yaitu dengan mengemas air minum dalam kemasan botol. Hal ini merupakan hal yang baru bagi masyarakat Indonesia yang pada saat itu masih awan dengan produk air minum dalam kemasan. Seiring perkembangan waktu, Aqua tidak lantas melupakan strategi differensiasi produk ini. Aqua terus mengembangkan strategi differensiasi produk. Differensiasi produk yang pernah Aqua lakukan antara lain yaitu dengan memperbaharui kemasannya dari tutup galon lama (dengan volume 19 liter) berwarna biru polos yang bertuliskan Aqua, kini berubah. Sekarang warnanya menjadi dua, biru dan putih. Di permukaannya terdapat ilustrasi dua sosok manusia bergandengan tangan terbungkus tetesan air. Seolah menggambarkan kebutuhan akan air sebagai syarat kesinambungan kehidupan, takkan tergantikan.

Untuk memudahkan ketika membuka penutupnya, dipasang tungkai yang tersambung lebih panjang. Tak perlu ditarik keras, tutup akan terbuka begitu gampang. Model tutup botol dua warna yang injection ini merupakan yang pertama di Indonesia dan juga di dunia.

Memang strategy differensiasi redisgn yang dilakukan Aqua terkesan kecil dan remeh temeh namun jika dikaji lebih dalam, maka ada maksud yang mendasar mengapa Aqua melakukan differensiasi tersebut. Sisi kesehatan memang menjadi added value atau nilai tambah penting yang hendak dipersembahkan Aqua lewat packaging barunya. Sebab, menurut ahli teknologi pangan dari Universitas Gajah Mada, Wahyu Supartono, selama ini hal penting tersebut belum disadari dengan baik oleh masyarakat konsumen. Jadi, selain membuat tampilan produk jadi lebih menarik, kemasan baru juga menjamin perlindungan air dari penurunan mutu. Masa penyimpanan menjadi lebih panjang dari sebelumnya. Takkan terjadi penurunan mutu, setidaknya dalam waktu yang agak lama. Jika tidak, citarasanya akan mengalami perubahan. Tidak aman dikonsumsi serta berdampak buruk terhadap kesehatan.

Jika dua contoh differensiasi tersebut diatas dikaitkan dengan penciptaan nilai pelanggan, maka:

  1. Biaya daur hidup dan penciptaan nilai

Jika dikaji dari sisi ini, maka jika konsumen membeli produk Aqua ini dengan harga perolehan sebesar Rp 2.000, – maka konsumen akan mendapatkan manfaat berupa kesegaran dan kesehatan yang lebih dari harga perolehan tersebut.

  1. Harga kinerja dan penciptaan nilai

Dengan membeli produk Aqua ini maka konsumen sudah mendapatkan manfaat/ fungsi utama dari produk ini yaitu berupa air minum kesehatan yang pastinya akan membawa dampak yang baik bagi kesehatan kita yang mengonsumsinya.

  1. Benefit yang dipersepsikan dan penciptaan nilai

Masyarakat mungkin tidak hanya mempersepsikan kesegaran yang akan diperoleh jika mengonsumsi produk ini. Lebih dari konsumen berharap akan mendapatkan kesehatan setelah mengonsumsi produk ini.

  1. Benefit pelanggan

Posisi Aqua dalam persaingan menempati posisi teratas hal ini dikarenakan Aqua merupakan pioneer dari usaha Air Minum Dalam Kemasan (AMDK). Maka manfaat dari produk Aqua ini adalah nilai bagi pelanggan.

  1. Benefit emosional dengan penciptaan nilai

Benefit emosional yang konsumen dapatkan dari pembelian produk ini berupa upaya hidup sehat yang sekarang sudah menjadi gaya hidup bagi sebagian masyarakat yang telah sadar akan pentingnya kesehatan.


Baca juga: