Cara Deteksi Mobil Bekas Kebanjiran dari STNK

Kota Jakarta diterjang banjir besar ketika menyambut mula tahun 2020. Banyak mobil hanyut dan bertumpukan satu sama lain ketika surut. Mobil bobrok tersebut pasti dibetulkan dan ada bisa jadi akan dipasarkan oleh pemiliknya dengan harga di bawah pasaran.

Nah, bila Anda berkeinginan mencari mobil bekas dan mengejar harga murah yang tak lumrah maka patut curiga bahwa mobil tersebut ialah mobil bekas banjir.

Cukup gampang untuk mendeteksi seva mobil bekas banjir. Anda dapat memeriksa unsur mesin, bodi, dan kelistrikan. Pastikan Anda mengecek ruang mesin, kabin mobil, dan unsur lain.

Ada tidak banyak tanda-tanda yang dapat diperhatikan. Seperti di ruang mesin, seringkali akan tampak warna ruang mesin belang pada sejumlah bagian dampak terendam air banjir. Pada kabin juga seringkali akan beraroma tidak cukup sedap, khususnya pada jok dan karpet. Aroma apek dampak banjir sulit hilang andai tidak dimurnikan secara benar.

Bagian beda yang perlu dicek yakni laksana bagasi, sisi-sisi pintu atau kap mesin. Umumnya, mobil bekas banjir bakal terlihat mempunyai karat atau warna kusam pada unsur tersebut.

Cek STNK
Satu teknik lainnya yakni, memeriksa melewati STNK alias Surat Tanda Nomor Kendaraan. Dilansir Suzuki Indonesia, Anda dapat memetakan alamat pada STNK tersebut.

Apakah alamat itu rawan banjir, yang memungkinkan mobil itu pernah terendam. Tapi pengecekan yang dilafalkan sebelumnya tidak boleh dilewati. Pasalnya bukan tak mungkin walau alamat bukan di lokasi banjir namun mobil pernah terendam, atau sebaliknya.

Sumber :