Jangan Gendong Bayi Sambil Tiduran di Sofa

Jangan Gendong Bayi Sambil Tiduran di Sofa

Jangan Gendong Bayi Sambil Tiduran di Sofa
Jangan Gendong Bayi Sambil Tiduran di Sofa

Jakarta, Sofa menjadi tempat yang nyaman untuk duduk dan tidur bagi orang dewasa, tapi tidak demikian untuk bayi. Sofa adalah tempat paling berbahaya untuk bayi. Sofa yang terlalu empuk membuat tubuh bayi makin tenggelam saat dipangku orangtuanya di sofa yang membuatnya sulit bernapas.

Child Death Overview Panels (CDOP) di Inggris mencatat banyak kasus kematian bayi akibat digendong atau dipangku orangtuanya sambil tidur di sofa. CDOP mencatat kasus meninggalnya 25 bayi di Inggris saat tidur bersama orangtuanya di sofa.

Orangtua umumnya tidak menyadari ketika duduk di sofa sambil memangku bayi justru membuat posisi bayi dalam pelukannya makin sulit bernapas.

Ini memperingatkan bahwa sangat berbahaya bagi bayi tidur di sofa, terlebih jika orangtua sangat lelah atau mengonsumsi obat-obatan penenang yang membuatnya tanpa sadar mengantuk dan tidak memperhatikan posisi bayinya.

Orangtua harus tetap memiliki satu tempat yang aman untuk tidur bersama bayi, dan sofa adalah tempat yang berbahaya.

Penelitian sebelumnya telah menunjukkan bahwa tidur dengan bayi di sofa meningkatkan risiko kematian tiba-tiba dan tak terduga hingga 50 kali lipat.

Bayi yang tidur di sofa bisa saja kehabisan napas lantaran tercekik dan terhimpit orangtuanya, atau bahkan terjatuh dari sofa.

“Informasi ini menegaskan bahwa peringatan sebelumnya tentang bahaya tidur di sofa dengan bayi kecil tidak mengubah kebiasaan orang tua, dan mereka tetap tidur bersama bayi di lingkungan berisiko itu,” ujar Joyce Epstein, direktur Foundation for the Study of Infant Deaths (FSID), seperti dilansir dari Telegraph, Kamis (27/5/2010).

FSID dan Departemen Kesehatan merekomendasikan semua orangtua bahwa tempat yang paling aman untuk bayi tidur, di enam bulan pertama, adalah ranjang terpisah tapi masih sekamar dengan orangtua atau wali.

Hal ini bertujuan untuk mencegah kematian mendadak karena terhimpit atau terjatuh, dan meningkatkan kesehatan bayi itu sendiri. Risiko kematian mendadak lebih besar lagi jika bayi lahir prematur, yaitu lahir sebelum 37 minggu atau memiliki berat lahir di bawah 2,5 kg.

Faktor lain yang memperngaruhi kematian bayi mendadak adalah bentuk tempat tidur, kebiasaan orangtua, bayi yang sedang menyusui di tempat yang salah, jenis bed cover yang digunakan dan keamanan tempat yang digunakan untuk tidur.

Sumber : https://freemattandgrace.com/