Istri Masih Bisa Hamil Walaupun Suami Sudah Vasektomi

Istri Masih Bisa Hamil Walaupun Suami Sudah Vasektomi

Istri Masih Bisa Hamil Walaupun Suami Sudah Vasektomi
Istri Masih Bisa Hamil Walaupun Suami Sudah Vasektomi

Pria yang melakukan vasektomi secara permanen tidak bisa menghamili perempuan karena saluran spermanya sudah diputus. Tapi ternyata masih ada risiko hamil pada 3 bulan pertama setelah melakukan vasektomi.

Makanya tidak heran jika ada kasus istri masih hamil setelah suami di vasektomi. Tapi kasus seperti ini sangat jarang, risiko kehamilan setelah vasektomi umumnya kurang dari 1 persen.

Seperti dikutip dari Femalepatient, Kamis (27/5/2010) risiko kehamilan setelah vasektomi umumnya terjadi karena adanya kesalahan dalam prosedur sehingga ada kemungkinan sperma masih keluar saat ejakulasi.

Kenapa 3 bulan pertama vasektomi sperma masih mengalir?

Kejadian hamil setelah suami vasektomi yang umumnya 3 bulan pertama setelah melakukan vasektomi disebabkan oleh kegagalan laki-laki tersebut menindaklanjuti analisis cairan semen untuk memastikan tidak adanya sperma.

Maka itu sebagian besar dokter menyarankan pasien untuk tetap menggunakan metode kontrasepsi lain selama enam bulan pertama setelah vasektomi.

Karena diperlukan waktu tertentu untuk membuat kemungkinan sperma tidak bisa memasuki cairan semen setelah operasi, sehingga ada kemungkinan sperma tersebut masih ada di dalam cairan semen dan membuat perempuan hamil.

Menurut para ahli untuk menghasilkan cairan semen yang bebas dari sperma, seseorang harus melakukan 25-30 kali ejakulasi. Tapi hal ini bisa berbeda-beda setiap orang, karena ada orang yang harus melakukan 60 kali ejakulasi setelah vasektomi baru cairan semennya benar-benar steril.

Penyebab lainnya adalah terjadi kembali kanalisasi, yaitu terkadang tabung vas deferens yang telah dipotong selama vasektomi tumbuh kembali bersama-sama.

Kejadian ini bisa terjadi kapan saja setelah prosedur tersebut dilakukan, sehingga hal ini sering kali dianggap sebagai kesalahan pembedahan.

Seseorang harus benar-benar merasa yakin terlebih dahulu sebelum memilih vasektomi sebagai alat kontrasepsinya.

Sumber : https://merpati.co.id/