Kisah Perjuangan Guru di Desa Terpencil Riau, Ilham : Saya Rela Tempuh Jalan Berlumpur Agar Murid Tak Kecewa

Kisah Perjuangan Guru di Desa Terpencil Riau, Ilham : Saya Rela Tempuh Jalan Berlumpur Agar Murid Tak Kecewa

Kisah Perjuangan Guru di Desa Terpencil Riau, Ilham Saya Rela Tempuh Jalan Berlumpur Agar Murid Tak Kecewa
Kisah Perjuangan Guru di Desa Terpencil Riau, Ilham Saya Rela Tempuh Jalan Berlumpur Agar Murid Tak Kecewa

Perjuangan guru di desa terpencil patut diapresiasi

.

Berbagai tantangan harus dihadapi oleh guru tanpa tanda jasa ini demi bisa memberikan pendidikan pada anak-anak desa.

Seperti pengalaman Ilham, satu dari sekian banyak guru yang mengajar di daerah terpencil yang ada di Kabupaten Rokan Hulu (Rohul).

Pria itu mengajar anak-anak sekolah di daerah terpencil di Kecamatan Rokan IV Koto.

Seperti dilansir dari Tribunrohul.com ia menuturkan kisah suka dukanya

selama mengajar di daerah terpencil tepatnya di desa Rokan Koto Ruang, di sekolah dasar (SD) Negeri 014 Rokan IV Koto.
TERKAIT

Kepala Sekolah di Pekanbaru akan Dievaluasi
76 Sekolah Raih Adiwiyata Riau
Ini Harapan 17.724 Guru Honorer di Riau Kepada Pemerintah Di Hari Momentum HGN
Sejarah Berdirinya PGRI
Hari Guru Nasional, Menag Mengimbau Agar Tidak Ada Guru Radikal

Menurutnya, sejak mengabdikan diri pada 2008 lalu hingga sekarang

dirinya tetap bersemangat mengajar anak-anak di daerah terpencil di Rokan IV Koto meski.

Walaupun untuk melalui semua itu, pakaianya harus kotor oleh tanah.

Ia menambahkan, jarak menuju sekolah tempatnya mengajar dari rumahnya bejarak 9 Km.

Jika tidak musim penghujan dirinya bisa cepat sampai mengunakan sepeda motor, sekitar 30 menit.

Namun tidak halnya jika musim penghujan.

Lebih lanjut dijelaskannya, jika di musim penghujan dirinya bisa sampai ke sekolah memakan waktu hingga 1,5 jam.

 

Sumber :

https://educacao.telessaude.ifes.edu.br/eportfolios/45/Pgina_inicial/Understanding_Stimulation_Objectives_Benefits_and_According_to_Experts