UI Terima 3.493 Mahasiswa Baru Melalui SIMAK

UI Terima 3.493 Mahasiswa Baru Melalui SIMAK

UI Terima 3.493 Mahasiswa Baru Melalui SIMAK
UI Terima 3.493 Mahasiswa Baru Melalui SIMAK

Depok – Sebanyak 370 peserta dari Vokasi (D3), 558 S1 Paralel dan 508 peserta S1 Kelas Internasional

berhasil lulus Seleksi Masuk Universitas Indonesia (SIMAK UI) 2018 dan diterima sebagai mahasiswa UI.

“Mereka berhasil unggul dari 27.001 peserta SIMAK UI 2018 dari program Vokasi S1 Pararel dan Kelas Internasional yang telah dilaksanakan pada pertengahan Mei 2018,” kata Kepala Humas dan KIP UI Rifelly Dewi Astuti di kampus UI Depok, Jumat (6/7/2018)

Pengumuman telah dapat diakses pada Jumat (6/7) melalui laman

SIMAK UI ini merupakan pintu masuk terakhir bagi siswa/i SMA Sederajat yang ingin melanjutkan pendidikannya di UI.

Felly menjelaskan setelah dinyatakan lulus SIMAK UI 2018, Para Calon Mahasiswa Baru UI dapat melakukan Registrasi Akademik yang dilaksanakan pada tanggal 24 – 25 Juli 2018 di Balairung UI, Depok.

Adapun tahapan registrasi ulang bagi calon mahasiswa UI yang diterima melalui SIMAK UI 2018 adalah sebagai berikut Tahap pertama segera melakukan pengisian Data dan Pemilihan Jadwal Pemeriksaan Kesehatan secara online pada laman http://pra-registrasi. ui.ac.id/apps/site/informasi.

Tahap kedua Pembayaran Biaya Pendidikan, selanjutnya untuk tahap tiga Registrasi Akademik. Bersamaan dengan pengumuman bagi siswa SMA/Sederajat, UI juga mengumumkan hasil SIMAK UI untuk program Magister, Spesialis, Profesi dan Doktor. Sebanyak 1.872 calon mahasiswa Magister, Spesialis dan Profesi serta 185 Doktor diterima sebagai calon mahasiswa program pascasarjana UI.

SIMAK UI adalah program seleksi mahasiswa UI yang diselenggarakan oleh UI untuk semua program pendidikan

dari jenjang Vokasi (Diploma 3), Sarjana (S1) Kelas Paralel, Sarjana (S1) Kelas Internasional, Sarjana Kelas Ekstensi, Profesi, Magister, Spesialis, dan Doktoral (S3). Melalui SIMAK UI, para calon mahasiswa program Vokasi dan Sarjana diperkenankan memilih lebih dari satu hingga maksimal enam program studi dengan sekali pendaftaran dan ujian. (Ant)

 

Sumber :

https://t.me/belajarngeblogbareng/5