Tawarkan Program Fast Track, Unpad Terima 7.970 mahasiswa baru

Tawarkan Program Fast Track, Unpad Terima 7.970 mahasiswa baru

Tawarkan Program Fast Track, Unpad Terima 7.970 mahasiswa baru
Tawarkan Program Fast Track, Unpad Terima 7.970 mahasiswa baru

BANDUNG – Rektor Universitas Padjadjaran (Unpad) Prof Tri Hanggono Achmad menawarkan program percepatan studi sarjana bagi mahasiswa baru. Hal ini diungkapkan Tri saat membacakan pidato pada Upacara Penerimaan Mahasiswa Baru Unpad Tahun Akademik 2016/2017 di Stadion Jati Unpad, kemarin (22/8).

Menurut dia, mahasiswa Unpad didorong untuk memanfaatkan masa studinya dengan baik, salah satunya menyelesaikan studi tepat waktu. Program fast track memungkinkan mahasiswa menempuh studi Pascasarjana sebelum masa studi program Sarjana selesai.

Saat ini, Unpad menerima 7.970 mahasiswa baru terdiri dari program Diploma 4, Sarjana, profesi, spesialis, dan pascasarjana. Upacara ini diikuti oleh Guru Besar dan pimpinan Unpad, mahasiswa baru TA 2016/2017, Gubernur Provinsi Maluku Ir. H. Said Assagaf, Wakil Gubernur Jawa Barat H. Dedy Mizwar, hingga pimpinan dan perwakilan pimpinan 27 Kota/Kabupaten di Jawa Barat.

Tingginya tingkat keketatan tersebut menjadikan calon mahasiswa yang lolos masuk Unpad

merupakan individu terbaik. Untuk itu, Rektor berkeyakinan bahwa para mahasiswa baru 2016/2017 dapat mensyukuri kesempatan berkuliah di Unpad ini dengan cara menampilkan prestasi terbaik serta mampu menyelesaikan studi standar yang telah ditetapkan, yakni delapan semester atau empat tahun.

”Keberhasilan saudara-saudara kelak dalam menyelesaikan studi tepat waktu, akan memberikan kesempatan yang optimal bagi calon mahasiswa pada umumnya,” kata Tri.

Guna mendukung hal tersebut, Unpad mendorong pengoptimalan berbagai fasilitas

pembelajaran kepada para mahasiswa. Pada tahun 2016/2017 ini, Unpad menyediakan beasiswa bagi mahasiswa baru, di antaranya program afirmasi Unpad Nyaah ka Jabar, pendidikan gratis bagi mahasiswa prodi Sarjana Kedokteran dan Dokter Spesialis FK Unpad, penyediaan asrama mahasiswa, serta pemberian beasiswa pendidikan dari para donatur.

Selain didorong meningkatkan kemampuan akademik, mahasiswa baru Unpad juga didorong mengenal lingkungan Kampus Jatinangor. Para mahasiswa akan terjun langsung ke 14 desa yang ada di Kecamatan Jatinangor untuk mengenal kondisi sekaligus melakukan pengabdian kepada masyarakat di desa.

Sementara pada tingkat Pascasarjana, proses penerimaan mahasiswa baru telah ditekankan

pada aspek rencana riset tiap-tiap calon mahasiswa. Ini sejalan dengan rencana strategis (renstra) Unpad 2015-2019 ”Menjadi Universitas Riset dan Berdaya Saing Regional”.

”Luaran program Pascasarjana diharapkan akan lebih memberikan daya ungkit yang lebih jelas bagi kemajuan pembangunan dan daya saing bangsa,” sebut dia.

Sementara itu, Wakil Gubernur Jawa Barat Dedi Mizwar mengapresiasi mahasiswa baru Unpad 2016/2017. ”Bersyukur kalian bisa diterima di salah satu Universitas terkemuka di Indonesia. Rasa syukur itu bukan sekadar mengucap alhamdulillah, tapi harus ditunjukkan dengan semangat belajar yang tinggi. Kalian adalah penerima estafet penjaga kedaulatan negeri ini di tengah persaingan global,” kata Dedi.

 

Baca Juga :