Cara Melakukan Perencanaan Keuangan Sendiri

Cara Melakukan Perencanaan Keuangan Sendiri

Membuat rencana finansial untuk keperluan pribadi atau family memang memerlukan waktu dan ketelitian. Tapi urusan ini dibutuhkan untuk menjangkau tujuan-tujuan hidup.

Menyusun rencana finansial untuk keperluan pribadi atau family memang rumit serta membutuhkan kecermatan dan masa-masa panjang. Tetapi guna yang didapat sangatlah berarti. Salah satu guna terbesar ialah membantu kita guna menabung.

Banyak sekali orang punya kemauan untuk menabung, namun tidak bisa terwujud sebab tidak mempunyai perencanaan finansial pribadi. Kunci utama dari perencanaan finansial ini ialah self-monitoring. Kontrol powerful terhadap finansial akan sangat menolong untuk menjangkau tujuan menabung.

Perencanaan finansial yang saya dan anda lakukan tidak butuh seberat perusahaan besar. Berikut ini ialah komponen-komponen urgen yang perlu anda jaga dalam mengerjakan perencanaan keuangan: Menyusun rencana finansial untuk keperluan pribadi atau family memang rumit serta membutuhkan kecermatan dan masa-masa panjang. Tetapi guna yang didapat sangatlah berarti. Salah satu guna terbesar ialah membantu kita guna menabung.

1. Hitung cash flow
Pertama, tentukan besar pendapatan. Jumlahkan seluruh pemasukan laksana gaji bulanan, pemasukan sewa properti (rumah, kost, mobil, dan lain-lain), dan seluruh pemasukan teratur bulanan Anda. Berikutnya, tentukan besar pengeluaran. Tuliskan seluruh pengeluaran secara detail, baik yang dibayarkan tunai ataupun menggunakan kartu kredit. Ingat, tuliskan seluruh pengeluaran hingga yang terkecil sekalipun. Kunci perencanaan finansial yang baik ialah akurasi masing-masing komponen pendukung. Kelompokkan pengeluaran itu dalam 3 bagian: pengeluaran teratur tetap, pengeluaran teratur tidak tetap, dan pengeluaran tak berkala.

Pengeluaran teratur tetap ialah pengeluaran teratur tiap bulan dan jumlahnya tidak jarang kali sama, seperti angsuran rumah, angsuran mobil, asuransi, dan lain-lain.
Pengeluaran teratur tidak tetap ialah pengeluaran rutin masing-masing bulan namun jumlahnya tidak jarang kali berubah, laksana tagihan telepon, tagihan kartu kredit, ongkos makan harian, ongkos transportasi, ongkos sekolah anak, dan tunjangan guna orang tua Anda.
Pengeluaran tidak rutin ialah pengeluaran yang tidak tidak jarang kali ada masing-masing bulan, seperti melakukan pembelian barang pakaian, ongkos rumah sakit, nonton bioskop, fine dining, dan lain-lain.
Setelah seluruh tercatat, bakal mulai tampak dari mana duit Anda berasal dan ke mana uang itu dibelanjakan.

2. Pengeluaran lebih sedikit dikomparasikan pemasukan
IIlmu simpel menabung ialah pengeluaran mesti lebih kecil dari pendapatan. Uang sisa itu yang akan ditabung dalam tabungan. Perhatikan baik-baik pengeluaran Anda. Bila pengeluaran lebih banyak dari pendapatan, mulailah untuk meminimalisir pengeluaran Anda.

Untuk memulainya, awali dari pengeluaran tidak berkala. Jika ternyata melakukan pembelian barang pakaian Anda terlampau banyak, usahakanlah untuk melakukan pembelian barang hanya sekali dan melulu maksimum 2 baju dalam 1 bulan. Anda pun perlu menengok ke dalam pengeluaran teratur tidak tetap. Jika ternyata tagihan internet membengkak, usahakanlah memilih paket internet yang lebih murah.

Anda tidak sedikit menggunakan taksi guna bepergian? Cobalah guna sesekali naik bis umum atau ojek guna mengirit pengeluaran. Hidup sehat juga dapat membantu kita mengurangi ongkos rumah sakit.

Langkah berikutnya ialah pengeluaran tetap. Jika ternyata di sini ialah sumber “kebocoran” keuangan, usahakanlah lakukan evolusi radikal dalam gaya hidup Anda. Jika angsuran mobil membebani, ganti dengan sepeda motor atau angkutan umum. Jika sewa apartemen paling mahal, pindahlah ke lokasi tinggal yang lebih sederhana.

3. Rumus 50-30-20
Rumusan sederhana menyimpan uang biasanya ialah 10%-15% dari penghasilan setelah dicukur pajak. Lebih besar maka lebih baik. Tapi terdapat satu rumusan baru yang diusulkan oleh seorang profesor dari Harvard, Elizabeth Warren, yaitu formula 50-30-20.

50%: pengeluaran teratur tetap + pengeluaran teratur tidak tetap
30%: pengeluaran tidak rutin
20%: tabungan

Mungkin langkah-langkah di atas terlihat terlampau memusingkan melulu untuk menyisihkan beberapa kecil penghasilan kita menjadi tabungan. Tapi percayalah, perencanaan finansial ini ialah awal guna mempunyai kondisi finansial pribadi atau family yang lebih powerful dan stabil, sekaligus guna mempersiapkan hari tua.

Sumber : http://privatelink.de/?https://www.pelajaran.co.id