Mendikbud Ungkap Gaji PPPK Dialokasikan dalam Dana Alokasi Umum

Mendikbud Ungkap Gaji PPPK Dialokasikan dalam Dana Alokasi Umum

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendi mengungkapkan bisa jadi gaji pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) akan dianggarkan di dalam dana alokasi umum (DAU).

Hal itu, kata Muhadjir, telah dirundingkan dengan Kementerian Keuangan (Kemenkeu).“Saya dengan Ibu Menkeu telah rapat dua kali. Tim Kemendikbud dan Kemenkeu guna meyakinkan bahwa terdapat tersedia perkiraan DAU guna pendidikan dipakai untuk menggaji guru-guru kalau diusung sebagai aparatur sipil negara (ASN), baik yang berstatus PNS ataupun PPPK,” tutur Muhadjir di Istana Merdeka.

Berdasarkan keterangan dari dia, tahapan tersebut dipungut karena tidak sedikit pemda yang tidak memungut kuota susunan guru khususnya PPPK sebab keterbatasan anggaran. Seperti diketahui, tidak sedikit daerah yang merasa keberatan terhadap peraturan gaji PPPK dibebankan di APBD.

“Sehingga tidak terdapat lagi wilayah ketika telah diplot (formasi guru-red) sekian enggak inginkan ambil, alasannya enggak terdapat uang. Harus terdapat kepastian itu,” ungkapnya. (Baca juga: Penuhi 200.000 Formasi, Pemerintah Kembali Rekrut PPPK dan PNS)

Muhadjir memberikan contoh pemda pada tahun ini tidak semuanya memungut semua kuota susunan guru. “Masalahnya sejumlah daerah tidak mau memungut kuota. Alasannya tidak dapat membayari,” ujarnya.

Berdasarkan keterangan dari dia, Menteri Keuangan sudah mengucapkan bahwa DAU edukasi tahun depan bakal “dikunci” guna pendidikan. Sebagian besar dianggarkan untuk gaji dan tunjangan guru.

“Tidak boleh dipakai untuk yang lain. Itu memang mayoritas terutama guna gaji dan tunjangan guru,” katanya.

Sumber : http://www.jachta.lt/mecstats/index.php?page=reffer_detail&dom=www.pelajaran.co.id