Menjadi Yang Terbaik

Table of Contents

Menjadi Yang Terbaik

Menjadi Yang Terbaik
Menjadi Yang Terbaik

Alkisah, lahirlah dua macam uang kertas pada waktu yang bersamaan, merekapun terlahir dari bahan yang sama dan sama-sama diedarkan oleh Bank Indonesia (BI). Ketika dicetak, mereka pun berbarengan, tetapi akhirnya berpisah dan beredar di masyarakat.

Ternyata takdir mempertemukan mereka kembali, setelah 1 tahun kemudian, mereka bertemu secara tidak sengaja di dalam dompet seorang pemuda. Maka mereka pun ngobrol.

Uang Rp 100.000 bertanya kepada Rp 1.000, “Kenapa badan kamu begitu lusuh, kotor dan berbau amis ?”

“Karena begitu aku keluar dari bank, terus ke tangan orang bawah dari kalangan buruh, penjaja-penjaja kecil, penjual ikan dan di tangan pengemis” Uang Rp 1.000 menjawab.

Lalu uang Rp 1.000 bertanya balik kepada uang Rp 100.000, “Kenapa kau masih tampil begitu baru, rapi dan bersih?”

“Karena begitu aku keluar dari bank, terus disambut para perempuan cantik, dan beredarnya pun di restoran mahal, di kompleks, di mall bergengsi dan juga hotel berbintang, serta keberadaanku selalu dijaga dan jarang keluar dari dompet.” Jawab uang Rp 100.000 dengan sombongnya.

“Pernahkah engkau berada di tempat ibadah ?” Uang Rp 1.000 bertanya lagi.

“Belum pernah” Jawab uang Rp. 100.000 sambil mengerenyitkan dahi dan menggeleng-gelengkan kepalanya.

Uang Rp 1.000 pun berkata lagi, “Ketahuilah walaupun aku hanya uang Rp 1.000 tetapi aku selalu berada di seluruh tempat ibadah, di tangan anak yatim piatu serta fakir miskin. Bahkan aku bersyukur kepada Tuhan semesta alam, karena aku tidak dipandang sebagai sebuah nilai, tetapi Sebuah Manfaat!”

Lantas menangislah uang Rp 100.000, karena merasa besar, karena merasa hebat, karena merasa tinggi, akan tetapi tidak begitu bermanfaat untuk kebaikan selama ini.

Sumber : https://filehippo.co.id/