Moneygram Hibahkan Total US$200 Ribu untuk Mobil Pustaka Pintar

Moneygram Hibahkan Total US$200 Ribu untuk Mobil Pustaka Pintar

Moneygram Hibahkan Total US$200 Ribu untuk Mobil Pustaka Pintar
Moneygram Hibahkan Total US$200 Ribu untuk Mobil Pustaka Pintar

Mobil Pustaka Pintar Moneygram menambah dana hibah sebesar US$59.400 untuk pembelian

3 ribu buku dan juga menambah langsung 2 ribu koleksi buku melalui Yayasan Pengembangan Perpustakaan Indonesia (YPPI). Total dana yang dihibahkan mencapai US$200 ribu. Melalui pendanaan ini, YPPI akan memperluas program Mobil Pustaka Pintar untuk menjangkau anak-anak di Kecamatan Kalidawir, Tanggung Gunung, dan Bandung, di Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur.

“Total sejak 2017, sudah US$200 ribu dana hibah untuk program Mobil Pustaka Pintar yang kami berikan ke Kabupaten Tulungagung melalui YPPI,” kata Aimee Griffiths, ketua Moneygram Foundation di acara apresiasi bertajuk The Journey of Mobil Pustaka Pintar, “Pengetahuan Mengubah Kehidupan” di Gedung Perpustakaan Nasional, Salemba, Jakarta, Kamis (21/2).

Acara juga dihadiri oleh Sabrina Chan, Direktur Marketing dari APAC ME ISC

, dan Dr. Muhammad Syarif Bando MM, kepala Perpustakaan Nasional RI.

Sebelumnya, ungkap Aimee, sebanyak 2 ribu buku tersebut telah dirasakan manfaatnya oleh 3.170 anak. Aimee berharap, dengan pembelian 3 ribu buku, ebook, dan perlengkapan pendidikan dari dana hibah sebesar US$59.400 tersebut, lebih banyak lagi anak-anak Tulungagung yang merasakan manfaat program Mobil Pustaka Keliling. Tak hanya anak TK, namun juga SD dan SMP.

Trini Haryanti, ketua YPPI menceritakan sebelum di Tulungagung, Mobil Pustaka Pintar sudah lebih dulu menyambangi DKI Jakarta pada 2015 dan memberikan 10.000 buku untuk Taman Kanak-Kanak. Manfaat buku tersebut telah dirasakan langsung oleh hampir 300 guru dan lebih dari 2.300 anak-anak di berbagai wilayah di DKI Jakarta.

“Untuk di Tulungagung, manfaat buku telah dirasakan di 22 sekolah.

Saya harap ini dapat menurunkan angka buta hurup dan pengangguran di masyarakat,” kata Trini.

Rahma Adiba, siswa SD dari Kalidawir, Tulungagung, sangat merasakan manfaat buku tersebut. “Saya senang ada Mobil Pustaka Pintar Moneygram. Buku yang paling saya suka adalah buku KKPK, Kecil-kecil Punya Karya,” ungkap siswa kelas 6 Madrasah Ibtidayah itu.

Tak hanya anak-anak, buku-buku juga ikut dibaca oleh orang dewasa. “Sehari-hari saya bekerja sebagai perajin marmer, tapi saya juga membuka rumah baca di rumah. Adanya rumah baca ini juga ikut meningkatkan pengetahuan anak-anak dan orang dewasa.Kalau buku adalah jendela ilmu, maka bukalah jendela itu,” kata Mukhosis.

 

Sumber :

https://mhs.blog.ui.ac.id/lili.ariyanti/2018/08/12/sejarah-masjid-agung-sang-cipta-rasa/