DPR Sambut Baik Dicabutnya Permendikbud Soal Full Day School

DPR Sambut Baik Dicabutnya Permendikbud Soal Full Day School

DPR Sambut Baik Dicabutnya Permendikbud Soal Full Day School
DPR Sambut Baik Dicabutnya Permendikbud Soal Full Day School

Dicabutnya Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan terkait sekolah 5 hari 8 jam

oleh Presiden Joko Widodo disambut baik Anggota Komisi X DPR Dadang Rusdiana. Dia menilai langkah tersebut sudah tepat.

“Apa yang dilakukan Pak Jokowi sudah tepat,” ujarnya kepada JawaPos.com, Selasa (20/6).

Dia menganggap, pencabutan itu respon atas masyarakat yang keberatan jika sekolah 5 hari seminggudengan dirasi waktu 8 jam sehari diterapkan. “Ya tentunya Pak Jokowi sudah banyak mendengar keberatan dari berbagai pihak,” imbuh Dadang.

Legislator asal Jawa Barat itu menuturkan, sebelum mengeluarkan kebijakan,

pemerintah dalam hal ini, Mendikbud Muhadjir Effendy, harus mengkaji sejauh mana kesiapan sarana, prasarana, dan guru. Kemudian juga dampak pada pendidikan nonformal seperti madrasah.

“Bisa jadi madrasah diniyah tidak ada santrinya karena anak-anak sudah cape belajar di sekolah formal sampai sore,” sebut dia.

Termasuk bagaimana agar anak tidak jenuh belajar sampai sore

. “Kan perlu diatur metode pembelajarannya. Jadi banyak hal yang harus disiapkan terlebih dahulu,” tegas dia.

Karena itu, dia sepakat jikalau kebijakan yang dicanangkan Muhadjir itu tanpa perencanaan matang. “Ya nampaknya seperti itu, dalam raker di komisi kan sudah diingatkan,” pungkas Dadang

 

Sumber :

https://articles.abilogic.com/372236/geography-concept.html