Institut Teknologi Telkom Surabaya Resmi Dibuka, Ini Daftar Jurusannya

Institut Teknologi Telkom Surabaya Resmi Dibuka, Ini Daftar Jurusannya

Institut Teknologi Telkom Surabaya Resmi Dibuka, Ini Daftar Jurusannya
Institut Teknologi Telkom Surabaya Resmi Dibuka, Ini Daftar Jurusannya

Institut Teknologi Telkom (IT Telkom) Surabaya kini telah resmi dibuka. Ini berdasarkan Surat Keputusan Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi Republik
Indonesia Nomor 733/KPT/I/2018 tanggal 4 September 2018.

Izin pendirian dari dikti ini diperoleh setelah perguruan tinggi yang berada di Jalan

Gayungan PTT No 17-19 Surabaya ini, dikeluarkan setelah melalui visitasi dari Direktorat
Jenderal Kelembagaan Ilmu Pengetahuan Teknologi dan Pendidikan Tinggi. Persisnya pada 10 Agustus 2018 lalu.

Rektor IT Telkom Surabaya Dwi S Purnomo mengatakan, IT Telkom Surabaya hadir dengan
kekhasannya yaitu Kurikulum dan Pengembangan Kompetensi difokuskan pada aplikasi di bidang industri maritim, logistik dan transportasi.

IT Telkom Surabaya mempersiapkan sumber daya manusia

unggulan yang siap untuk mengisi berbagai industri yang akan berkembang di era Revolusi Industri 4.0.

Melalui Program Studi yang dimiliki, IT Telkom Surabaya berkomitmen untuk mengantarkan setiap anak didik memenangkan tantangan persaingan masa depan, dengan kompetensinya masing-masing.

“Di awal pendirian kami membuka 7 Program Studi yaitu Teknik Telekomunikasi, Teknik
Elektro, Teknik Komputer, Teknik Industri, Sistem Informasi, Teknologi Informasi, Rekayasa
Perangkat Lunak (software Engineering),” jelas dia melalui siaran persnya, Selasa (18/9).

Dwi berharap kampus yang dipimpinnya

dapat menjadi ikon baru pendidikan di Surabaya.
Keberadaannya diharapkan dapat memberikan kontribusi yang besar pada perkembangan
pendidikan di Kawasan Indonesia bagian Timur. Khususnya untuk memajukan industri maritim, logistik dan transportasi di Indonesia.

“Melalui pembukaan ITTelkom Surabaya ini kami berkomitmen untuk memberikan layanan
pendidikan berkualitas pada masyarakat khususnya di Kawasan Indonesia Timur,” pungkasnya.

 

Baca Juga :