Pemerintah Tangani Korban Kekerasan Anak

Pemerintah Tangani Korban Kekerasan Anak

Pemerintah Tangani Korban Kekerasan Anak
Pemerintah Tangani Korban Kekerasan Anak

BANDUNG-Pemerintah melalui Kementerian Sosial merespon

kian maraknya kejahatan kekerasan terhadap anak. Respon tersebut, salah satunya diwujudkan dengan disiapkannya program penanggulangan kejahatan kekerasan terhadap anak.

Hal demikian, diungkapkan Direktur Rehabilitasi Sosial Anak Kemensos RI, Edi Suharto dalam kegiatan seminar nasional yang berlangsung di Holiday Inn, Jalan. Ir. Juanda, Kota Bandung, Sabtu (23/1).

Menurut Edi, dalam tahun 2014, jumlah anak di Indonesia

mencapai 72,8 juta jiwa dari jumlah penduduk sebanyak 255 juta jiwa. Dari jumlah anak tersebut, ada yang mengalami kasus kekerasan meliputi fisik, emosional dan seksual. Kemensos RI mencatat berdasarkan laporan para korban, kejadian kekerasan paling banyak terjadi di siang hari.

Dari lokasi, terbanyak terjadi di pasar tertinggi mencapai 30,59 persen dan di rumah orang lain tertinggi mencapai 30,86 persen.

Adapun peran Kemensos dalam menangani kekerasan terhadap anak

, jelas Edi, direalisasikan melalui program rehabilitasi sosial anak dengan target utama : anak yang memerlukan perlindungan khusus, anak berhadapan dengan hukum, balita terlantar serta anak terlantar dan anak jalanan.

Program rehabilitasi sosial anak dilaksanakan juga dengan pencegahan. Pencegahan diimplementasikan meliputi : sosialisasi UU perlindungan anak, penguatan kapasitas anak dan keluarga, penguatan kapasitas lembaga dan penguatan kapasitas mayarakat.

Atas tindakan pencegahan telah diluncurkan layanan pengaduan, elekonseling dan rujukan, layanan psikososial yaitu Rumah Perlindungan Sosial Anak dan lembaga perlindungan anak, bantuan sosial dan pendampingan kepada lembaga penanganan kasus serta manajemen dan respon kasus. (NR)

 

Sumber :

https://www.kiwibox.com/alistudio/blog/entry/148436583/apa-itu-polimer/