Peran Makhluk Hidup Autotrof

Peran Makhluk Hidup Autotrof

Peran Makhluk Hidup Autotrof
Peran Makhluk Hidup Autotrof

a. Organisasi Kehidupan

Satuan organisasi kehidupan dalam Biologi dimulai dari yang kecil dan
sederhana sampai yang besar dan kompleks. Urutannya adalah sel-jaringanorgan-sistem organ-organisme. Sementara itu, jika kita lihat satuan organisasi
dalam ekosistem maka urutannya adalah individu-populasi-komunitasekosistem.

1) Individu

Sama halnya dengan sel dalam organisasi kehidupan, individu
merupakan satuan fungsional dan struktural terkecil dalam ekosistem.
Individu adalah satu makhluk hidup tunggal. Contoh individu adalah seorang
manusia, seekor ikan, seekor semut, seekor kupu-kupu, seekor
sapi, satu pohon mangga, satu pohon kelapa, dan satu pohon beringin.
Oleh karena satu individu adalah satu makhluk hidup tunggal yang
tidak dapat dipisah-pisahkan.

2) Populasi

Populasi merupakan sekelompok individu dari spesies makhluk hidup sejenis
yang menempati suatu kawasan tertentu. Dalam definisi tersebut yang sering
dipermasalahkan adalah istilah spesies. Sebenarnya, ada berbagai macam definisi
untuk spesies. Namun, dari begitu banyak definisi spesies tersebut, dapat
disimpulkan bahwa spesies adalah jenis individu yang memiliki struktur fisiologi
yang sama sehingga jika antarindividu tersebut melakukan perkawinan maka
mereka dapat menghasilkan keturunan yang fertil (subur).
Kumpulan dari spesies sapi akan membentuk populasi sapi. Kumpulan
dari spesies ikan akan membentuk populasi ikan. Begitu pula
jika spesies rumput berkumpul, akan terbentuk populasi rumput.

3) Komunitas

Perhatikan oleh Anda, pada suatu tempat tidak selalu dibentuk oleh
satu populasi saja. Suatu tempat di alam akan dihuni oleh beberapa populasi
yang beragam. Komunitas merupakan kumpulan bermacam-macam populasi
yang saling berinteraksi dan menempati kawasan tertentu. Dalam arti luas,
komunitas memang diartikan sebagai segala organisme yang menempati
kawasan tertentu. Di dalam komunitas terjadi interaksi di antara organismeorganisme yang membentuk komunitas tersebut

4) Ekosistem

Istilah ekosistem, pertama kali dikenalkan oleh Tansley pada tahun 1935.
Menurut Tansley, hubungan timbal balik antara komponen biotik (komponen
yang hidup) dan komponen abiotik (komponen tidak hidup) di alam,
ebenarnya merupakan hubungan antarkomponen yang membentuk suatu
sistem. Artinya, hubungan tersebut merupakan satu kesatuan yang tidak
dapat dipisahkan. Oleh karena itu, gangguan pada satu komponen akan
memengaruhi keseluruhan komponen tersebut. Sistem ini disebut sistem
ekologi yang disingkat menjadi ekosistem. Contohnya adalah ekosistem
terumbu karang.
Setiap makhluk hidup dalam ekosistem menempati tempat tertentu yang
disebut habitat. Habitat dapat diartikan sebagai tempat tinggal suatu
organisme di alam. Suatu spesies memiliki habitat tertentu dalam ekosistem,
misalnya berudu memiliki habitat di dalam air yang tenang dan banyak
terdapat tumbuhan airnya.
Di samping habitat, dalam ekosistem dikenal juga istilah niche (nisia/
relung). Nisia merupakan status fungsional dari organisme dalam
ekosistemnya, sehubungan dengan tempat tinggal, tingkah laku, dan sifatsifat khas lainnya. Misalnya, nisia dari berudu dan siput pada air tenang yang
banyak tumbuhan air. Berudu dan siput mungkin menempati habitat yang
sama, tetapi nisianya tidak sama karena siput tidak dapat berenang bebas,
serta memiliki sifat-sifat serta aktivitas yang berbeda dengan berudu.
Dalam ekosistem yang stabil, setiap spesies menempati nisia tersendiri.
Bahkan dapat dikatakan bahwa dua spesies yang berbeda tidak mungkin
menempati nisia yang sama dalam suatu ekosistem untuk jangka waktu yang
lama. Ketika dua spesies menempati nisia yang sama dalam satu ekosistem,
akan terjadi persaingan yang sangat kuat. Salah satu spesies akan kalah dan
hilang dari ekosistem tersebut, bahkan mungkin akan mencari nisia yang
baru. Gabungan dari ekosistem yang ada di bumi disebut biosfer.
b. Interaksi Antarkomponen Biotik
Meskipun penyebaran makhluk hidup pada umumnya dipengaruhi oleh
adaptasi terhadap lingkungan biotik, makhluk hidup juga dipengaruhi oleh
interaksi biotik dengan individu lainnya. Dalam bahasan kali ini hanya akan
dijelaskan mengenai interaksi antarspesies, yaitu interaksi antarpopulasi yang
terjadi dalam suatu komunitas. Jika interaksi yang terjadi menyebabkan
individu berbeda spesies tersebut hidup secara permanen dalam jangka waktu
yang lama, dapat disebut simbiosis.