Kehidupan Ekonomi dan Politik Masa Reformasi

Kehidupan Ekonomi dan Politik Masa Reformasi

kamu tahu apa itu reformasi dan kapan terjadinya nggak? Kalau jikalau anda belum tahu dan inginkan mengetahuinya, maka anda perlu tahu khususnya dahulu jaman pemerintahan orde baru. Kenapa? Karena reformasi lahir sesudah orde baru tumbang. Apa sih reformasi itu?

Reformasi lahir sesudah negara kita ini mengalami krisis yang melanda beraneka aspek, menjadi dari kehidupan, ekonomi, politik, hukum, kepercayaan, dan yang parahnya kembali adalah krisis kebutuhan pokok. Karena terhadap jaman orde baru itu Indonesia mengalami krisis yang cukup parah, pada akhirnya muncullah gerakan-gerakan mahasiswa dan penduduk lainnya yang menghendaki Presiden Soeharto untuk turun dari jabatannya.

Setelah Soeharto mundur, jabatan presiden diserahkan kepada wakilnya, yaitu B.J Habibie. Hal selanjutnya dilaksanakan berdasarkan pasal 8 UUD 1945. Setelah naiknya Habibie sebagai presiden, kondisi politik dan ekonomi pun kian berubah. Proses dan penerapan demokrasi di Indonesia menjadi membaik. Presiden dipilih berdasarkan pemilu didalam skala 5 th. sekali, dan semua penduduk punya hak memilihnya.

1. Masa Pemerintahan B.J. Habibie

Presiden ketiga Republik Indonesia ini hanya menjabat sebentar lho, Ia menjabat sepanjang 1 th. 5 bulan. Kok sebentar banget? Soalnya nih, papa presiden kita yang kondang bersama kejeniusannya ini, terhadap kala itu diakui sebagai perpanjangan tangan rezim orde baru. Jadi, rakyat menuntut Habibie untuk segera laksanakan pemilihan umum Squad.

Meskipun sebentar, kepemimpinan Pak Habibie keren banget lho. Bayangin deh, didalam kala singkat pemerintahannya berhasil menyelamatkan krisis moneter yang terjadi terhadap jaman orde baru. Dan pemerintahannya membentuk kabinet reformasi pembangunan. Kemudian menelurkan sebagian kebijakan di bidang politik dan ekonomi.

Nah, selanjutnya inilah upaya-upaya bidang politik yang dilaksanakan oleh pemerintahan Habibie:

Mengganti 5 paket undang-undang dan 3 di antaranya diubah agar lebih demokratis
Kebebasan rakyat didalam menyalurkan aspirasi
Melakukan pencabutan terhadap pembredelan pers
Jejak pendapat wilayah Timor-timur
Memberikan abolisi (Hak kepala Negara untuk menghapuskan hak tuntutan pidana) kepada 18 tahanan dan narapidana politik (orang-orang yang pernah mengkritik presiden).
Pengurangan kuantitas anggota ABRI di MPR, dari 75 orang jadi 38 orang.
Polri mengantarai diri dari ABRI jadi Kepolisian RI. Istilah ABRI berubah jadi TNI.
Selain upaya didalam bidang politik, ada termasuk upaya yang dilaksanakan didalam bidang ekonomi, di antarnya:

merekapitulasi perbankan dan turunkan inflasi,
merekonstruksi perekonomian nasional,
melikuidasi bank-bank bermasalah,
membentuk Badan Penyehatan Perbankan Nasional
menaikkan nilai pindah rupiah terhadap dolar AS sampai di bawah Rp 10.000,-
mengesahkan UU No. 5 th. 1999 mengenai larangan praktik monopoli atau persaingan tidak sehat
mengesahkan UU No. 8 th. 1999 mengenai pertolongan konsumen

2. Masa Pemerintahan KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur)

Kamu tahu kan terkecuali Gus Dur itu adalah presiden RI ke-4? Tahu dong harusnya. Nah Gus Dur menjabat menjadi dari th. 1999 sampai 2001. Terpilihnya Gus Dur sebagai presiden tidak lepas lho dari peran MPR yang terhadap kala itu menolak laporan pertanggungjawaban Presiden Habibie. Akhirnya, Gus Dur terpilih deh jadi presiden melalui pertolongan partai-partai islam yang jadi poros tengah. Sedangkan wakilnya, dimenangkan oleh Megawati Soekarnoputri yang berhasil mengalahkan Hamzah Haz. Kemudian dilantik terhadap 21 Oktober 1999.

Setelah menjabat, pemerintahan Presiden Gus Dur mengelurkan sebagian kebijakan politik, sebagian di antarnya adalah:

Departemen Penerangan dibubarkan, diakui mengganggu kebebasan pers.
Departemen Sosial dibubarkan, diakui sebagai sarang korupsi.
Menyetujui penggantian nama Irian Jaya jadi Papua terhadap akhir Desember 1999.
Masyarakat etnis Tionghoa diperbolehkan untuk beribadah dan merayakan th. baru imlek.
Diumumkannya nama-nama menteri Kabinet Persatuan Nasional yang terlibat KKN.
Pencabutan peraturan mengenai larangan terhadap PKI dan penyebaran Marxisme dan Leninisme.
Membekukan MPR dan DPR.
Pada jaman pemerintahan Gus Dur, kondisi perekonomian Indonesia menjadi membaik nih dibandingkan jaman sebelumnya. Misalnya nih, laju perkembangan PDB (nilai pasar semua barang dan jasa yang diproduksi negara) menjadi positif, laju perkembangan ekonomi yang nyaris meraih 5% menyebabkan Indonesia menuju pemulihan perekonomiannya.

Tapi Squad, ternyata banyak lho pihak yang tidak puas bersama sebagian kebijakan yang dikeluarkan oleh Gus Dur. Banyak yang menganggap kebijakan Gus Dur terlalu kerap menuai kontroversi. Hingga menyebabkan kredibilitas Gus Dur perlahan-lahan menurun.

Nah oleh gara-gara itu, kepemimpinan Gus Dur tidak terjadi lama. Ia perlu mundur dari jabatannya terhadap 23 Juli 2001. Puncak jatuhnya itu dikala MPR yang kala itu dipimpin oleh Amin Rais, atas usulan DPR mempercepat sidang istimewa MPR. MPR menilai Presiden Gus Dur melanggar Tap. No. VII/MPR/2000 dan atas kebijakan-kebijakannya yang kontroversial. Setelah Gus Dur lengser, sesudah itu jabatan presiden digantikan oleh wakilnya, yaitu Megawati Soekarnoputri.

Sejak kala itu, pemilihan presiden sesudah itu dilaksanakan tiap-tiap 5 th. sekali Squad. Setelah Megawati selesai menjabat, terpilihlah Soesilo Bambang Yudhoyono (SBY) bersama menjabat sepanjang 2 periode. Setelah SBY selesai menjabat, sesudah itu adalah Joko Widodo (Jokowi) yang sampai hari ini tetap menjabat sebagai Presiden Republik Indonesia.

Kamu mau tahu seperti apa kehidupan politik dan ekonomi jaman reformasi terhadap kala pemerintahan Megawati, SBY, dan Jokowi? www.gurukelas.co.id