Kemendikbud Ciptakan Duta Museum Melalui Pelatihan Vlog

Kemendikbud Ciptakan Duta Museum Melalui Pelatihan Vlog

 

Palembang, Kemendikbud — Museum sekarang tidak hanya sebagai tempat buat belajar sejarah dan mengenal budaya Indonesia. Masyarakat bisa memakai museum sebagai loka buat berkreativitas, seperti kegiatan komunitas atau pembinaan. Direktorat Pelestarian Cagar Budaya dan Permuseuman (PCBM) Kementerian Pendidikan & Kebudayaan (Kemendikbud) pun terus menyosialisasikan aktivitas gemar berkunjung ke museum, keliru satunya dengan berupaya membentuk duta-duta museum melalui lokakarya (workshop) & kompetisi video blogging (vlog) di museum.

Kemendikbud Ciptakan Duta Museum Melalui Pelatihan Vlog
Kemendikbud Ciptakan Duta Museum Melalui Pelatihan Vlog

Adalah Museum Balaputra Dewa atau Museum Negeri Provinsi Sumatra Selatan, yang menjadi tuan tempat tinggal acara lokakarya/workshop vlog bagi puluhan murid Sekolah Menengah Atas di Kota Palembang, dalam hari Sabtu kemudian (18/8/2018). Kegiatan ini menjadi galat satu rangkaian pada menyemarakkan gelaran Asian Games 2018 pada Kota Palembang, sekaligus buat mendekatkan museum pada generasi muda bangsa.

Kepala Subdirektorat Program, Evaluasi dan Dokumentasi Direktorat PCBM, Yudi Wahyudin mengatakan lokakarya vlog di museum merupakan upaya buat menaikkan apresiasi & kiprah dan aktif generasi muda dalam melestarikan, melindungi, menyebarkan & memanfaatkan cagar budaya dan nilai pentingnya. “Harapannya supaya cagar budaya bisa menjadi pandangan baru kreativitas generasi belia,” ujarnya.

Lokakarya Vlog di Museum Balaputra Dewa diisi sang Usep Suhud sebagai narasumber. Usep mengapresiasi program training vlog di museum yg diselenggarakan Kemendikbud buat para pelajar ini. Menurutnya, kegiatan ini memiliki pengaruh domino, yakni berpotensi membangun duta-duta museum melalui karya vlog para pelajar tentang museum. “apabila murid ini lalu berhasil menciptakan minimal satu video tentang museum, kemudian diunggah di akun media umum mereka, akan mempopulerkan museum itu sendiri, sehingga kegiatannya bukan single agenda, akan tetapi jadi multiple,” katanya di sela-sela Lokakarya Vlog di Museum Balaputra Dewa, Palembang, Sabtu (18/8/2018).

Usep menuturkan, generasi belia masa kini sudah jarang yang mencari kabar menggunakan menonton televisi atau membaca koran. Mereka lebih aktif berselancar pada internet untuk menemukan kabar yg menarik. Menurutnya, dengan menggelar pembinaan vlog buat pelajar, Kemendikbud jua telah mengajarkan mereka buat menilik Jurnalisme Warga atau Citizen Journalism. “Kemendikbud sedang memupuk sebuah citizen journalism style. Ini agendanya ke sana, jadi harus diseriusin. Harus ada agenda eksklusif, pesannya apa? Kebetulan ini hanya untuk museum. Mungkin seterusnya mampu buat yg lain, contohnya cagar budaya,” ungkap Usep.

Salah satu peserta lokakarya, Michelle Valerie menuturkan, ia menerima wawasan baru tentang cara & kiat menciptakan vlog dalam aktivitas ini. Siswi Sekolah Menengah Atas Negeri tiga Palembang itu mengaku sudah pernah membuat vlog beberapa kali. Kebanyakan vlognya bertema perjalanannya mengunjungi suatu loka. Berbeda menggunakan Ahmad Fitra Ramadhan, anak didik Sekolah Menengah Atas Negeri 1 Palembang, peserta lokakarya yg mengaku belum pernah menciptakan vlog. Tetapi ia menilai kegiatan seperti ini sangat menarik & membuatnya mendapatkan pelajaran atau sesuatu yg baru.

Dalam Lokakarya Vlog, peserta diajarkan dasar-dasar pengambilan gambar secara sederhana dengan memakai telepon seluler (ponsel). Mereka melakukan praktik mengambil gambar dengan teknik yg sudah diajarkan sang narasumber. Para peserta jua berkeliling museum buat langsung menciptakan vlog tentang Museum Balaputra Dewa.

Bagi yg berminat, hasil vlog mereka sanggup langsung diikutsertakan pada “Kompetisi Vlog di Museum atau Cagar Budaya di Provinsi Sumatra Selatan” Kompetisi Vlog tadi diselenggarakan Direktorat PCBM Kemendikbud mulai tanggal 18 sampai 24 Agustus 2018 dengan total bantuan gratis Rp8.250.000. Informasi lebih lengkap mengenai Kompetisi Vlog ini bisa ditinjau pada akun Instagram Direktorat PCBM dengan nama @cagarbudayadanmuseum . (Desliana Maulipaksi) sumber : www.kuliahbahasainggris.com